BERKELIT

Khauf ra’jaku mengejar cintaMu, ya…Allah
Tak segempita pemberianMu ………padaku
Kau limpahi aku dengan berjuta kemudahan
Kau ilmui aku dengan selangit pengetahuan...

Kau fahamkan aku dengan berlapis kebenaran
Kau sejahterakan aku dengan berrangkai kenikmatan
Namun tak jua aku berlari menuju haribaanMu
Malah melangkah dengan gontai seakan tiada daya...

Dan berkelit aku dengan alasan tiada waktu
Seruan tuk mendekatMu terhenti di telinga dan terhela
Tilawahku tersendat bercecer-cecer
Oleh alasan kerja yang menyibukkan...

Sempurnakan tartil dan hikmat terasa penat
Wirid pagi petangku bagai lampu pijar
Tiada asa tiada rasa, hambar tak hadir ke jiwa
Shaum sunnahku masih berhenti sebatas keinginan...
Infaq sedekahku terbata-bata bagai tanpa keikhlasan
Jangankan jihad, sedikit amal menuntut banyak pahala

Mengapa “berkelit” terus mengungkung memburu
Bukankah neraka jahanam itu sungguh mengerikan
Bukankah Surga firdaus nan indah itu jadi dambaan

Bukankah berjumpa denganNya tlah jadi impian....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar